Cute Rocking Baby Monkey

Selasa, 04 Oktober 2016

04-Pemecahan masalah lapisan transportasi jaringan LAN


   v UDP
UDP (User Datagram Protocol), yaitu suatu protokol yang berada pada lapisan transpor TCP/IP yang bekerja pada lapisan antar host untuk membuat komunikasi yang bersifat connectionless.




   v  Cara Kerja UDP
1.      Paket berisi port client dan port sumber berbentuk file text dikirimkan ke server dalam UDP header
2.      Paket berisi port client dan port sumber berbentuk file audio dikirimkan ke server dalam UDP header
3.      UDP tujuan membaca nomor port tujuan dan memproses data
4.      Paket asli memiliki port tujuan sehingga server dapat mengirimkan data kembali ke ftfp client
5.      Untuk point 3 dan 4 berulang lagi saat server menerima file audio dari client
6.      Saat aplikasi yang ingin mengirim data, UDP tidak akan mem-buffer atau mem-fragmen data.
7.      Karena UDP tidak mem-fragmen data, jika data yang lebih besar dari MTU, lapisan IP yang harus mem-fragmen nya  
   v  Karakteristik UDP
UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut: 
1.      Connectionless (tanpa koneksi), pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak bertukar informasi.
2.      Unreliable (tidak andal), pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan   pemulihan   terhadap   pesan-pesan   yang   hilang   selama   transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
3.      UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.(R, 26)

   v TCP/IP
Pengertian TCP/IP adalah sebuah perangkat lunak jaringan komputer yang terdapat dalam satu sistem dan memungkinkan komputer satu dengan komputer lain dapat mentransfer data dalam satu grup network/jaringan. TCP singkatan dari Transmission Control Protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data.

   v  Fungsi TCP/IP
Umumnya TCP / IP digunakan untuk pengiriman file dalam satu jaringan.
TCP / IP juga sering dimanfaatkan untuk keperluan “Remote login” Computer mail.
Telnet, dll.
1.Ketentuan Kelas Alamat IP
Sebuah alamat IP berisi satu bagian network dan satu bagian host, tetapi formatnya tidak sama pada setiap alamat IP. Sejumlah bit alamat dipakai disini untuk mengidentifikasi network, dan angka dipakai untuk mengidentifikasi host, dan beragam kelas alamat IP. Alamat IP memiliki tiga kelas utama yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Ketentuan kelas alamat IP itu berupa :

Jika bit pertama dari sebuah alamat IP adalah angka 0, ini menunjukan network kelas A. Tujuh bit berikutnya menunjukan identitas network, dan 24 bit terakhir menunjukan identitas host. Ada 128 buah network kelas , tetapi didalam setiap kelas A bisa terdapat jutaan host.
Jika bit pertama dari dua angka alamat IP adalah 10, ini menunjukan alamat IP network kelas B. Angka Bit pertama kelas, kemudian 24 bit berikutnya menunjukan identitas alamat network, dan 10 bit berikutnya untuk host. Ada ribuan angka network kelas B dan setiap kelas B dapat berisi ribuan host.
Jika bit pertama dari tiga bit alamat IP adalah 110, ini merupakan alamat IP kelas C. Tiga bit pertama berupa alamat kelas. 21 bit berikutnya sebagai alamat network, dan 8 bit selanjutnya merupakan identitas host. Ada jutaan network kelas C, dan didalam tiap kelas C ada 254 host.(nugroho, 2013)

   v Header TCP
Ukuran dari header TCP adalah bervariasi, yang terdiri atas beberapa field yang ditunjukkan dalam gambar dan tabel berikut. Ukuran TCP header paling kecil (ketika tidak ada tambahan opsi TCP) adalah 20 byte.(ImaZhaim, 2010)
Format header TCP, dilengkapi dengan ukuran setiapfield-nya

Nama field 
Ukuran 
Keterangan 
Source Port 
2 byte (16 bit) 
Mengindikasikan sumber protokol lapisan aplikasi yang mengirimkan segmen TCP yang bersangkutan. Gabungan antara field
Source IP Addressdalam header IP danfield
Source Port dalamfield
header TCP disebut juga sebagai socketsumber, yang berarti sebuah alamat global dari mana segmen dikirimkan. Lihat juga
Port TCP.
Destination Port 
2 byte (16 bit) 
Mengindikasikan tujuan protokol lapisan aplikasi yang menerima segmen TCP yang bersangkutan. Gabungan antara field Destination IP Address dalam header IP dan field Destination Port dalam field header TCP disebut juga sebagaisocket tujuan, yang berarti sebuah alamat global ke mana segmen akan dikirimkan.
Sequence Number 
4 byte (32 bit) 
Mengindikasikan nomor urut dari oktet pertama dari data di dalam sebuah segmen TCP yang hendak dikirimkan. Field ini harus selalu diset, meskipun tidak ada data (payload) dalam segmen.
Ketika memulai sebuah sesi koneksi TCP, segmen dengan flag SYN (Synchronization) diset ke nilai 1, field ini akan berisi nilai Initial Sequence Number (ISN). Hal ini berarti, oktet pertama dalam aliran byte (byte stream) dalam koneksi adalah ISN+1.
Acknowledgment Number 
4 byte (32 bit) 
Mengindikasikan nomor urut dari oktet selanjutnya dalam aliran byte yang diharapkan oleh untuk diterima oleh pengirim dari si penerima pada pengiriman selanjutnya. Acknowledgment number sangat dipentingkan bagi segmen-segmen TCP dengan flag ACK diset ke nilai 1.
Data Offset 
4 bit 
Mengindikasikan di mana data dalam segmen TCP dimulai. Field ini juga dapat berarti ukuran dari header TCP. Seperti halnya field Header Length dalam header IP, field ini merupakan angka dari word 32-bit dalam header TCP. Untuk sebuah segmen TCP terkecil (di mana tidak ada opsi TCP tambahan), field ini diatur ke nilai 0x5, yang berarti data dalam segmen TCP dimulai dari oktet ke 20 dilihat dari permulaan segmen TCP. Jika field Data Offset diset ke nilai maksimumnya (24=16) yakni 15, header TCP dengan ukuran terbesar dapat memiliki panjang hingga 60 byte.
Reserved 
6 bit 
Direservasikan untuk digunakan pada masa depan. Pengirim segmen TCP akan mengeset bit-bit ini ke dalam nilai 0. 
Flags 
6 bit 
Mengindikasikan flag-flag TCP yang memang ada enam jumlahnya, yang terdiri atas: URG (Urgent), ACK (Acknowledgment), PSH (Push), RST (Reset), SYN (Synchronize), dan FIN (Finish).
Window 
2 byte (16 bit) 
Mengindikasikan jumlah byte yang tersedia yang dimiliki oleh buffer host penerima segmen yang bersangkutan. Buffer ini disebut sebagai Receive Buffer, digunakan untuk menyimpan byte stream yang datang. Dengan mengimbuhkan ukuran window ke setiap segmen, penerima segmen TCP memberitahukan kepada pengirim segmen berapa banyak data yang dapat dikirimkan dan disangga dengan sukses. Hal ini dilakukan agar si pengirim segmen tidak mengirimkan data lebih banyak dibandingkan ukuran Receive Buffer. Jika tidak ada tempat lagi di dalam Receive buffer, nilai dari field ini adalah 0. Dengan nilai 0, maka si pengirim tidak akan dapat mengirimkan segmen lagi ke penerima hingga nilai field ini berubah (bukan 0). Tujuan hal ini adalah untuk mengatur lalu lintas data atau flow control.
Checksum 
2 byte (16 bit) 
Mampu melakukan pengecekan integritas segmen TCP (header-nya dan payload-nya). Nilai field Checksum akan diatur ke nilai 0 selama proses kalkulasi checksum.
Urgent Pointer 
2 byte (16 bit) 
Menandakan lokasi data yang dianggap "urgent" dalam segmen. 
Options 
4 byte (32 bit) 
Berfungsi sebagai penampung beberapa opsi tambahan TCP. Setiap opsi TCP akan memakan ruangan 32 bit, sehingga ukuran header TCP dapat diindikasikan dengan menggunakan field Data offset.




Netware Protocol
NCP (NetWare Core Protocol) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan dalam beberapa produk dari Novell, Inc Hal ini biasanya berhubungan dengan sistem operasi NetWare, tetapi bagian dalamnya telah diimplementasikan pada platform lain seperti Linux, Windows NT dan berbagai rasa dari Unix. (Elinda, 2013)
Kebanyakan protokol jaringan yang digunakan pada saat NetWare dikembangkan tidak mempercayai jaringan untuk menyampaikan pesan. J khas membaca file klien akan bekerja seperti ini:
      1. Membaca klien mengirimkan permintaan ke server
      2. Server mengakui permintaan
      3. Klien mengakui sambutan
      4. Server akan mengirimkan data yang diminta ke klien
      5. Klien mengakui data
      6. Server mengakui penghargaan. (Huri, 2014)



Daftar Pustaka

Elinda, M. (2013, April 22). Company Standard Protokol (2). Retrieved september 20, 2016, from ♣ LyndzZ's Blog ♣: http://nunalinda.blogspot.co.id/2013/06/company-standard-protokol-2.html
Huri, A. R. (2014, march). PROTOKOL JARINGAN. Retrieved september 20, 2016, from HURIFILE: http://hurifile.blogspot.co.id/2014/03/protokol-jaringan_15.html
ImaZhaim. (2010, may 16). Pengertian TCP Dan UDP. Retrieved september 20, 2016, from Jarkom: http://imazhaim.blogspot.co.id/2010/05/pengertian-tcp-dan-udp.html
nugroho, H. (2013, february 27). Pengertian dan Fungsi TCP/IP dalam Jaringan Komputer. Retrieved september 20, 2016, from hardiyanto.nugroho's blog: http://hardiyanto-nugroho.blog.ugm.ac.id/2013/02/27/pengertian-dan-fungsi-tcpip-dalam-jaringan-komputer/
R, R. A. (26, november 2015). PENGERTIAN, KARAKTERISTIK, DAN CARA KERJA UDP. Retrieved september 20, 2016, from RUSMANA BLOG: http://www.rusmanablog.web.id/2015/11/pengertian-karakteristik-dan-cara-kerja-udp.html



Nama : Reza Fatkur Rohman
Sekolah : SMK Islam 1 Blitar

Motto : Terus Berjuang Walau Rintangan Menghadang

Silahkan Yang Mau Ambil Klik Disini 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung di blog saya,silahkan berkomentar dengan sopan :)